Menurut Kantor Berita ABNA, beberapa organisasi pemuda dan keagamaan dari berbagai kota yang berbeda di Turki, yang bergabung dan menyebut diri sebagai Mazlum-der, kembali melakukan unjuk rasa menolak segala bentuk pelarangan terhadap penggunaan jilbab bagi muslimah. Sedikitnya terhitung 12 organisasi yang bergabung dalam unjuk rasa tersebut. Aksi unjuk rasa tersebut terjadi serentak di beberapa kota besar Turki seperti, di Istanbul, Ankara, Kajali, Antalia, Shakaria dan beberapa kota lainnya.
Diantara aktivis tersebut dalam aksi demonstrasinya menegaskan, "Permasalahan jilbab di Turki bukan hanya persoalan aturan universitas belaka, di semua tempat termasuk kantor-kantor pemerintahan, sama sekali tidak boleh ada aturan yang mengekang seorang muslimah tidak boleh mengenakan jilbab."
Dalam lanjutan tuntutannya, para demonstran mengatakan, "Pemerintah Turki harus lebih serius menyelesaikan persoalan ini, harus ada kebebasan dalam mengenakan jilbab di Negara ini. Muslimah yang berjilbabpun harus punya hak yang sama dalam pemilihan di Parlemen."